Perjalananku Awal Merantau ke Jakarta atau Depok (Part 1)

 Photo ini tahun 2000
Dulu awal tahun 2000 saya merantau ke Jakarta hanyalah ajakan tetangga saya yang baik hati Motivasi aku ikut Jakarta hanya ingin tau seperti apa itu kota Jakarta .

Motivasi yang lain adalah inigi naik Bus dan Kapal Laut seperti apa itu naik kedua kendaraan itu . Sepanjang perjalanan gembiranya bukan main saya bisa melihat pemandangan di sepanjang jalan .

Maklum anak desa hanya tamatan SD yang belum punya pengalaman apa-apa yang ingin ngadu nasip ke Jakarta . Pengalaman yang berkesan pas nyampe di Tol Tomang Jakarta  melihat jalan bertumpuk-tumpuk ada rasa takut rasa was-was jadi satu . Takut jembatannya roboh wkwkwwk ( pengalaman memalukan).
Dan ahirnya sampailah di Kota Depok setelah perjalanan seharian dari Lampung ke Jakarta . Setelah sampai saya istirahat .Karena saya mabok pertjalanan saya di beri Coca Cola .

Habis itu saya istirahat dan sangat kaget ternyata di belakang tempat tinggal saya di belakang ada rel kereta begitu kereta lewat berisiknya bukan main. Hari demi hari saya lalui .Aktivitasnya bantu jualan bakso dan mie ayam setiap pagi jam 4.00 bangun belajar buat bumbu belajar buat bakso. jam 6.30 mulai buka .

Dan sampai titik jenuh selama 4 bulan aku ikut dagang bakso ahirnya tutup karena sepi dan tidak ada pembeli. Mulailah aku ikut kerja bangunan selama kurang lebih sepuluh hari kayanya kerja dibangunan bukan bidangku.

Rasa malas belepotan adukan membuatku malas kerja dibanguinan .Dan ahirnya sampai waktunya aku main di bengkel las .Dan iseng-iseng aku ditawari bekerja di bengkel las tersebut. Dan tanpa berpikir panjang aku terima tawaran tersebut.

Tanpa aku tanyakan gajihku berapa . Yang penting aku bisa kerja dan bisa merubah nasip aku pikir. Tak terasa sudah satu bulan aku ikut bengkel las tersebut .Dan aku di tanya

Bosku : "Do gajihmu mau di ambil apa dititipkan "
Karena masih bloon Aku: "di titippin aja " sahutku
Bosku : " oke gajihmu seratus ribu bulan ini " kata bosku

Sempat sok juga selama sebulan gajih hanya seratus ribu cukup buat apa pikirku (sekitar tahun 2000)

Sekian dulu nnti kita sambung lagi ya 

0 Response to "Perjalananku Awal Merantau ke Jakarta atau Depok (Part 1)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel