Selamat Datang Di Website Kami Widodo.web.id

Silahkan Kontak Kami Dulu Untuk Janjian Ketemu Untuk Sementara CHAT WA 0817 6434 770

Penting Soal Telephon

Mohon maaf kepada mitra bisnis yang mungkin merasa sulit menghubungi kami. Ini karena disebabkan benyak hal. Misalnya saya sedang rapat Sedang dijalan atau banyak hal lainnya yang menyebabkan saya tidak bisa menerima telephon.

Untuk hal ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Silahkan SMS atau WhastsApp kami dahulu kalau kami tidak bisa di telephon

Terima Kasih

Info Bisnis WhatsApp Kami :+62817 6434 770
Telpn 08176434770
Email: cs.widodoid@gmail.com .
Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Widodo.web.id

Domisili Depok Jawa Barat.
Home » » Cara Mengelas Pagar Besi Dengan Baik dan Rapih Hasilnya Bagus

Cara Mengelas Pagar Besi Dengan Baik dan Rapih Hasilnya Bagus

Written By Widodo on Sabtu, 18 Oktober 2014 | 17.25.00

1. Menentukan kuat arus yang digunakan.
Arus yang digunakan dalam pengelasan harusnya tepat, karena akan mempengaruhi hasil pengelasan. dalam menentukan kuat arus harus memperhatikan bebrapa hal penting, diantaranya :
  • diametr elektroda
  • tebal bahan yang dilas
  • jenis elektroda yang digunakan
  • posisi pengelasan
  •  polaritas (sifat) pengutuban
Cara mengatur arus dengan cara memutar handel pada mesin las. besarnya arus yang dipilih dapat dibaca pada skala arus yang terdapat pada pesawat las.
-pengaruh besar arus terlalu besar, maka elektroda akan mencair terlalu cepat, akibatnya :

Permukaan las akan lebih besar penembusan yang dalam akan terjadi under cut
pengaruh besar arus terlalu kecil, maka akan menyebabkan busur listrik sukar untuk menyala, sehingga busur listrik yang terjadi tidak stabil. panas yang terjadi tidak cukup untuk melelehkan elektroda dan bahan dasar, akibatya :Rigi-rigi lasnya kecil dan tidak rata penembusannya dangkal.
Cara menyalakan busur
Untuk menyalakan busur harus liat dulu jenis pesawat las yang digunakan.
A. pesawat las AC

Dengan cara menggoreskan ujung elektroda pada permukaan benda kerja yang akan dilas. seperti menyalakan batang korek, bila busur sudah jadi, pertahankan nyala tersebut untuk pengelasan.

B. pesawat las DC

Dengan cara menyentuhkan ujung elektroda pada permukaan benda kerja secara tegak lurus. bila sudah menyala angkat setinggi elektroda (diameter elektroda/lingkaran).
Bila pengelasan belum selesai, sementara elektroda sudah habis, maka elektroda harus diganti dan busur dinyalakan lagi dengan cara sebagai berikut :Jalur las harus dibersihkan dari terak las nyala busur las +10mm dari jalur las tadi.

Setelah busur las terjadi cepat-cepatlah busur las di tarik kebelakang di tempat busur las terhenti
lanjutkan pengelasan sampai panjang yang di tentukan.

2. Pengaruh panjang busur

Panjang busur juga akan mempengaruhi hasil pengelasan :

A. Bila panjang busur tepat L=D, maka cairan elektroda akan mengalir dan mengendap dengan baik. sehingga akan menghasilkan rigi-rigi las yang halus dan baik, serta percikan teraknya halus.
B. Bila busur terlalu panjang L>D, maka cairan elektroda akan mengalir dan menyebar.

sehingga akan menghasilkan rigi-rigi las yang kasar, tembusannya dangkal dan percikan teraknya kasar serta keluar dari jalur las.

C. bila busur terlalu pendek L<D, busur yang terjadi sukar dipelihara sehingga sering terjadi pembekuan pada ujung elektroda yang mengakibatkan rigi-rigi las tidak rata, tembusan las tidak baik dan percikan teraknya kasar serta berbentuk bola.

3. Gerakan dan pengaruh kecepatan elektroda pada hasil las

A. Gerakan elektroda
pada waktu mengelas elektroda harus digerakkan agar memperoleh dampak yang diinginkan, gerakan elektroda itu diantaranya adalah :
gerakan arah turun sepanjang sumbu elektroda, gerakan ini dilakukan untuk mengatur jarak busur listrik agar tetap.

Gerakan ayunan elektroda, gerakan ini fungsinya untuk mengatur lebar jalur las yang dikehendaki.
gerakan ayunan segitiga/zigzag, gerakan ini fungsinya untuk mendapatkan penembusan yang baik diantara dua celah plat.

B. Pengaruh kecepatan elektroda pada hasil las
kecepatan tangan menarik atau mendorong elektroda pada waktu mengelas harus stabil, sehingga akan memperoleh rigi-rigi las yang rata dan halus dengan penembusan yang baik jika elektroda digerakkan trlalu cepat, maka pemanasan bahan dasar kurang, sehigga akan diperoleh rigi-rigi las yang kecil dengan penembusan dangkal.

Jika elektroda digerakkan terlalu lambat, maka akan diperoleh rigi-rigi las yang lebar dan kuat dengan penembusan yang dalam. bahkan kadang-kadang menimbulkan kerusakan pada sisi las atau yang sering disebut under cut.
semoga bermanfaat artikel Cara Ngelas Listrik Pagar Besi
Sumber

Rekomendasi Bengkel Las Listrik Klik Disini

0 komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA KEPUASAN ANDA ADALAH SUKSES BAGI KAMI..!!!

REKENING PEMBAYARAN KAMI

Kontak Kami

INFO BISNIS
Bpk Widodo
WA 08176434770
Telp 08176434770
E-mail: cs.widodoid@gmail.com

FACEBOOK

Pilihan Bahasa

Produk

Google+ Followers